Dishub Surabaya Luncurkan Layanan Parkir Valet di Tunjungan Romansa
Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) resmi meluncurkan layanan parkir valet di kawasan wisata Tunjungan Romansa. Layanan ini dihadirkan sebagai solusi untuk mengatasi keterbatasan kantong parkir sekaligus memberikan kemudahan bagi pengunjung dalam memarkirkan kendaraannya.
Inovasi parkir valet merupakan upaya jemput bola untuk memaksimalkan potensi parkir yang selama ini kurang dimanfaatkan, seperti di Gedung Siola. Layanan ini akan terus dikembangkan, termasuk penambahan titik-titik layanan baru di lokasi strategis lainnya, seperti eks kantor BPN, sesuai kebutuhan dan permintaan masyarakat. Selain meningkatkan kenyamanan pengunjung, layanan ini juga diharapkan dapat mendorong target pendapatan retribusi parkir yang dikelola Dishub Surabaya.
Trio Wahyu Bowo Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dishub Surabaya
Dishub Surabaya menyiapkan beberapa titik parkir alternatif untuk mendukung layanan ini, antara lain park and ride Genteng Kali, area depan Gedung Siola, serta lantai 7 dan 8 Gedung Siola. Total kapasitas parkir valet diperkirakan mencapai sekitar 140 kendaraan. Lokasi layanan valet berada di pertigaan Jalan Genteng Besar, tidak jauh dari akses utama Jalan Tunjungan. Pengunjung cukup mengambil lajur kiri, menuju tenda pelayanan valet, lalu menyerahkan kendaraan dan kunci kepada petugas. Proses serah terima dilakukan melalui pemeriksaan menyeluruh serta penyerahan karcis parkir sebagai tanda bukti.
Untuk mendukung profesionalisme, sebanyak 7 petugas parkir valet telah dilatih khusus bekerja sama dengan Satlantas Polrestabes Surabaya. Mereka bertugas mengemudikan kendaraan pengunjung menuju lokasi parkir dengan penuh kehati-hatian dan tanggung jawab.
Tarif layanan ini tergolong terjangkau. Mengacu pada Perda No.7 Tahun 2023, tarif valet dibanderol mulai dari Rp10 ribu untuk dua jam pertama, dan progresif Rp2 ribu per jam selanjutnya. Tarif maksimal parkir ditetapkan sebesar Rp18 ribu untuk enam jam pertama.
Dengan hadirnya layanan ini, Pemerintah Kota Surabaya berharap kenyamanan wisatawan dan mobilitas di kawasan Tunjungan Romansa semakin meningkat, sekaligus menekan penggunaan parkir liar di sepanjang jalan utama kota.