Ditargetkan Rp3.005,1 triliun, dengan peningkatan dari PNBP.
Belanja negara
Totalnya mencapai Rp3.621,31 triliun, mencakup belanja K/L, non-K/L, dan transfer ke daerah.
Defisit APBN
Diperkirakan Rp616,19 triliun atau 2,53 persen dari PDB.
Asumsi makro
Pertumbuhan ekonomi 5,2 persen, inflasi 2,5 persen, nilai tukar Rp 16 tibu per Dollar AS, dan lainnya.
Sasaran pembangunan
Penurunan kemiskinan, pengangguran, dan rasio gini, serta peningkatan Indeks Modal Manusia, NTP, dan NTN.
APBN 2025 dirancang untuk menjadi fondasi bagi pemerintahan Prabowo Subianto dalam mencapai tujuan pembangunan yang lebih baik. Dengan fokus pada pertumbuhan ekonomi, pengurangan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, diharapkan anggaran ini dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia.