Swasembada Pangan 2027 Berpotensi Hemat Devisa Negara
Target swasembada pangan 2027 untuk empat komoditas utama (beras, gula, garam, dan jagung) diperkirakan dapat menghemat devisa negara sebesar 5,2 miliar Dollar AS. Kementerian Perdagangan mendukung penuh program swasembada pangan, dengan penghematan devisa yang dapat dialokasikan untuk kebutuhan pupuk pertanian dan perikanan. Tren impor gula dan garam dalam lima tahun terakhir menunjukkan penurunan, meski Indonesia masih mengimpor keempat komoditas utama tersebut dalam jumlah besar.
Minyak kelapa sawit (CPO) menjadi contoh keberhasilan swasembada dengan kontribusi 11,2 persen dari total ekspor nasional.
Jawa Timur mencatat keberhasilan ekspor beberapa produk pangan, dengan CPO sebagai komoditas utama, diikuti ikan dan olahannya, gula, susu, bawang merah, kedelai, jagung, dan daging ayam.
Kemendag menyediakan fasilitas penyimpanan melalui Sistem Resi Gudang (SRG) di Jawa Timur, dengan total kapasitas gudang mencapai 25.900 ton, terdiri dari 6 gudang aktif, 17 flat, dan 1 silo yang belum beroperasi.