Gresik (beritajatim.id) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat untuk semakin memanfaatkan layanan transportasi publik Bus TransJatim sebagai sarana utama mobilitas dan penguatan konektivitas antarwilayah di Jawa Timur. Ajakan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong penggunaan transportasi yang ramah lingkungan, terjangkau, dan inklusif.
Seruan itu disampaikan Khofifah saat menjajal langsung layanan Bus TransJatim bersama keluarga dengan rute Terminal Bunder Gresik menuju Gresik Universal Science (GUS), Minggu (4/1). Kehadiran orang nomor satu di Jawa Timur tersebut menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap pengembangan transportasi publik modern.
Menurut Khofifah, Bus TransJatim tidak hanya berfungsi sebagai moda transportasi harian, tetapi juga mampu mendukung sektor pariwisata daerah. Salah satunya dengan menjangkau destinasi wisata literasi digital Gresik Universal Science.
“Masyarakat yang ingin berwisata ke GUS, bisa menggunakan bus TransJatim koridor 3. Rute Gresik-Mojokerto. Perjalanan sekitar 40 menit menjadi pengalaman tersendiri sekaligus dukungan nyata pengembangan transportasi publik yang ramah lingkungan dan terjangkau bagi masyarakat,” ungkap Khofifah.
Ia menjelaskan, sejak awal kehadiran Bus TransJatim memang dirancang untuk menjadi penghubung antarwilayah sekaligus membantu mobilitas masyarakat dalam berbagai aktivitas, mulai dari bekerja hingga kegiatan pendidikan.
“Sejak awal Bus Trans Jatim, kami ingin melayani mobilitas masyarakat yang bekerja termasuk para siswa dan santri. Selain itu, menjangkau beberapa destinasi wisata yang ada di Jatim,” ungkapnya.
Khofifah menambahkan, hingga kini Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah mengoperasikan delapan koridor Bus TransJatim. Ke depan, penambahan koridor baru masih sangat memungkinkan agar layanan transportasi publik ini semakin merata, seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat dan minat daerah lain yang mulai menduplikasi program serupa.
Dari sisi tarif, Bus TransJatim dinilai sangat terjangkau bagi berbagai kalangan. Untuk masyarakat umum, tarif yang dikenakan sebesar Rp 5.000, sedangkan bagi pelajar dan santri hanya Rp 2.500 per perjalanan.
Tidak hanya unggul dari segi harga, Bus TransJatim juga menawarkan aspek keamanan dan kenyamanan. Armada bus ini telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang berbasis digital, sehingga masyarakat dapat menggunakan layanan transportasi publik dengan rasa aman dan nyaman.
“Saya mengajak masyarakat Jatim, manfaatkan bus TransJatim untuk memudahkan mobilitas bersama keluarga. Insya Allah Bus Trans Jatim akan terus mengkoneksikan antar daerah di Jawa Timur sekaligus melakukan berbagai inovasi di setiap launching koridor baru Bus Trans Jatim,” pungkasnya.
Melalui optimalisasi layanan Bus TransJatim, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap dapat mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi sekaligus mendorong terciptanya sistem transportasi publik yang berkelanjutan dan berdaya saing. (can)







