Gresik (beritajatim.com) – Lembaga Falakiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LF PCNU) Gresik menyatakan bahwa hilal tidak terlihat dalam pemantauan yang dilakukan di Bukit Condrodipo, Gresik, pada Sabtu (29/3/2025).
Sejumlah petugas yang berada di lokasi menggunakan berbagai alat seperti theodolit, teleskop, dan total station untuk mengamati hilal sejak sore hingga sekitar pukul 18.40 WIB. Namun, berdasarkan hasil rukyatul hilal, Ketua LF PCNU Gresik, Muchyiddin Hasan, menyampaikan bahwa hilal belum tampak.
“Kesimpulan dari rukyatul hilal sore ini, hilal tidak terlihat. Posisi hilal masih berada di bawah ufuk,” ujar Muchyiddin.
Hasil pengamatan tersebut akan diteruskan kepada Kementerian Agama (Kemenag) untuk menjadi bahan pertimbangan dalam penetapan 1 Syawal.
Sebelumnya, petugas telah menyiapkan peralatan sejak pukul 15.00 WIB. Mereka mengamati pergerakan matahari dan bulan dengan kondisi cuaca yang cerah berawan. Namun, hilal tetap tidak dapat terdeteksi, kemungkinan karena posisinya yang masih rendah dan tertutup awan.
Keputusan resmi mengenai awal Idulfitri akan ditetapkan oleh pemerintah setelah mempertimbangkan berbagai laporan pemantauan dari berbagai daerah. (can/hdl)














